Program Perkuliahan Karyawan
UNIVERSITAS KRISNADWIPAYANA

UNIVERSITAS KRISNADWIPAYANA

UNKRIS
Berita

Universitas Krisnadwipayana Dorong Digitalisasi UMKM melalui Smart Packaging Berbasis QR Code

Universitas Krisnadwipayana bersama Universitas YARSI mendorong digitalisasi UMKM melalui smart packaging berbasis QR Code dan e-commerce di NaminaSang Farm

Universitas Krisnadwipayana Dorong Digitalisasi UMKM melalui Smart Packaging Berbasis QR Code

Bagi UMKM, kemasan biasanya menjadi bagian pertama yang dilihat konsumen sebelum mengenal produknya lebih jauh. Kini, kemasan juga bisa dibuat lebih interaktif. Cukup dengan memindai QR Code, konsumen dapat diarahkan untuk mengenal produk dan info usaha melalui media digital.

Cara inilah yang diperkenalkan dalam program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang melibatkan Universitas Krisnadwipayana dan Universitas YARSI. Didukung pendanaan BIMA Kemendiktisaintek 2026, kegiatan tersebut menyasar POKLAHSAR NaminaSang Farm di Desa Mandalamekar, Kabupaten Bandung.

Universitas Krisnadwipayana Kenalkan Smart Packaging kepada UMKM

Program ini tidak hanya membahas bagaimana membuat kemasan terlihat lebih menarik. Tim juga memperkenalkan cara memanfaatkan kemasan sebagai media yang menghubungkan produk dengan informasi digital.

Dalam pelaksanaannya, dosen dan mahasiswa dari beberapa program studi ikut terlibat. Pengetahuan dari bidang teknologi informasi, pengembangan produk, dan pemasaran digunakan untuk menyusun solusi yang sesuai dengan kebutuhan mitra UMKM.

Baca juga: Apakah UNKRIS Cocok untuk Pekerja? Cek PWK bagi Pekerja Pemetaan

QR Code Membawa Konsumen Mengenal Produk Lebih Jauh

Pada tahap awal, tim mengembangkan kemasan yang dilengkapi QR Code. Kode tersebut dapat dipindai menggunakan smartphone untuk membuka informasi digital yang telah disiapkan oleh mitra.

Dengan cara ini, informasi mengenai produk tidak harus semua dicantumkan pada kemasan. Profil usaha dan informasi pendukung dapat ditempatkan di media digital sehingga lebih mudah disesuaikan ketika ada informasi yang perlu diperbarui.

Pelaku UMKM Diajarkan Membuat QR Code

Yang menarik, program ini tidak berhenti pada pemberian kemasan yang sudah dilengkapi QR Code. Pelaku UMKM juga diajak memahami cara membuat kode tersebut dan menghubungkannya dengan informasi produk.

Artinya, mitra tidak sekadar menggunakan teknologi yang dibuat oleh tim. Mereka juga mendapatkan pengetahuan dasar untuk mengelola bagian digital dari smart packaging tersebut sesuai kebutuhan usahanya.

Baca juga: Jaringan Industri UNKRIS: Menilai Manfaatnya untuk Belajar Memimpin?

Dari Kemasan Langsung ke Website E-Commerce

Pemanfaatan QR Code kemudian dikembangkan lebih jauh. Kode yang terdapat pada kemasan dihubungkan dengan website e-commerce milik mitra.

Konsumen melihat produk, memindai QR Code, kemudian diarahkan ke media digital yang dimiliki usaha tersebut. Dari sana, konsumen dapat mengenal berbagai produk sekaligus menemukan kanal pemasaran yang digunakan mitra.

Mahasiswa Ikut Melihat Tantangan UMKM dari Dekat

Program ini juga membawa mahasiswa melihat tantangan secara lebih dekat. Mereka melihat bahwa pemanfaatan teknologi dan pemasaran harus disesuaikan dengan kondisi masing-masing usaha. 

Situasi tersebut membuat mahasiswa belajar bahwa solusi tidak hanya berfungsi secara teknis. Solusi juga harus mudah digunakan dan bisa diterapkan dalam kegiatan usaha sehari-hari.

Baca juga: Kuliah Sistem Informasi di Jatiwaringin: Bandingkan Rute Rumah dan Kantor

Digitalisasi Tidak Harus Dimulai dari Sistem yang Rumit

Penggunaan QR Code pada kemasan menunjukkan bahwa transformasi digital bisa dimulai dari sesuatu yang sederhana. Tidak perlu langsung membangun sistem yang kompleks, karena satu fitur sederhana dapat membuka akses menuju berbagai informasi digital.

Bagi UMKM, pendekatan seperti ini dapat membuat proses belajar teknologi lebih mudah dan dibuat berdasarkan kebutuhan konsumen saat ini, terutama ketika smartphone sudah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari.

Pendampingan Berlanjut hingga Akhir 2026

Program PKM BIMA Kemendiktisaintek 2026 tersebut masih akan berlanjut setelah tahap pelatihan dan penerapan. Monitoring dan evaluasi dilakukan hingga akhir Desember 2026 untuk melihat penggunaan inovasi yang telah diberikan kepada mitra.

Tahap ini juga penting untuk melihat apakah smart packaging yang diperkenalkan benar-benar dapat digunakan dalam kegiatan usaha dan bagaimana perkembangannya setelah pendampingan berlangsung.

Universitas Krisnadwipayana Bawa Ilmu Kampus ke Masyarakat

Keterlibatan Universitas Krisnadwipayana (UNKRIS) dalam program ini memperlihatkan bagaimana ilmu yang dipelajari di kampus dapat diterapkan untuk membantu kebutuhan UMKM secara langsung. Dosen dan mahasiswa ikut terlibat dalam proses penerapan digitalisasi bersama mitra, bukan hanya membahasnya secara teori.

Universitas Krisnadwipayana (UNKRIS) merupakan salah satu perguruan tinggi swasta bersejarah di Jakarta yang berdiri sejak 1 April 1952, dengan pilihan pendidikan di bidang ekonomi, hukum, administrasi, teknik, teknologi, hingga pascasarjana. Dengan tagline “Looking Future From The Future”, UNKRIS berkomitmen mempersiapkan mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi dan menghadapi perubahan dunia kerja sekaligus berkontribusi bagi masyarakat.

Temukan Pilihan Kuliah di Universitas Krisnadwipayana (UNKRIS)

Jika kamu sedang mencari pilihan program studi di bidang ekonomi, hukum, administrasi, teknik, teknologi, hingga program pascasarjana untuk mendukung rencana pendidikan dan kariermu, cari informasi lebih lengkap mengenai program perkuliahan melalui kelaskaryawan.id dan unkris.id. Kamu juga bisa mengikuti Instagram Kelas Karyawan UNKRIS serta Channel WhatsApp Komunitas Kuliah untuk mendapatkan informasi terbaru seputar program dan kegiatan perkuliahan.

Sudah siap melanjutkan pendidikan? Daftar kuliah secara online dan mulai langkahmu bersama Universitas Krisnadwipayana (UNKRIS). Karena Perubahan Dimulai dari #BeraniKuliah.