breadcrumb
breadcrumb
menu
Menu Cepat
Artikel Kampus
Informasi & berita terbaru
Cara Mengenali Minat sebelum Memilih Jurusan Teknik Informatika
Kenali minat jurusan Teknik Informatika lewat pengalaman coding, latihan algoritma, refleksi saat menemukan error, dan eksplorasi logika serta aplikasi.
Minat pada Teknik Informatika tidak selalu muncul karena seseorang sejak awal ingin menjadi programmer atau pengembang aplikasi.
Kadang ketertarikan justru terlihat saat bekerja: menelusuri kesalahan kode, mencoba memahami alur program, memikirkan cara aplikasi seharusnya bekerja, atau penasaran mengapa satu solusi lebih efisien daripada solusi lain.
Jika aktivitas seperti itu membuat Anda terus ingin mencari tahu, jangan langsung menyimpulkan bahwa Teknik Informatika pasti cocok. Amati bagian yang paling menarik, coba latihan sederhana, lalu lihat apakah Anda masih ingin memahami logika dan perancangan aplikasi lebih jauh.
Saat Menelusuri Kesalahan Kode, Apa yang Ingin Anda Pahami Lebih Jauh?
Pekerja pemrograman dapat terbiasa menemukan pesan kesalahan, memperbaiki kode, membaca dokumentasi, atau menguji fitur.
Namun, ada perbedaan antara sekadar menyelesaikan tugas dan benar-benar menikmati proses mencari penyebab masalah.
Anda mungkin mulai bertanya mengapa kondisi tertentu menghasilkan kesalahan, bagaimana alur program dapat dibuat lebih sederhana, atau bagaimana sebuah fitur sebaiknya dirancang sejak awal.
Pertanyaan yang terus muncul dapat menjadi petunjuk bahwa Anda tertarik bukan hanya menggunakan kode, tetapi juga memahami cara solusi komputasi dibangun.
Bagaimana Rutinitas Pemrograman Membantu Mengenali Minat?
Coba catat tiga jenis aktivitas yang pernah Anda lakukan.
Pertama, aktivitas yang membuat Anda penasaran. Kedua, aktivitas yang terutama dijalankan karena tugas. Ketiga, aktivitas yang masih ingin Anda pelajari meskipun pekerjaan sudah selesai.
Misalnya, Anda mungkin menikmati proses mencari penyebab bug, tetapi kurang tertarik pada bagian dokumentasi administratif.
Pisahkan juga antara minat, kemampuan saat ini, kebutuhan kualifikasi, dan hambatan waktu.
Belum mahir pemrograman bukan berarti Anda tidak memiliki minat. Pada tahap awal, yang lebih penting adalah apakah Anda menikmati proses memecah masalah, mencoba solusi, memahami kesalahan, dan memperbaikinya secara bertahap.
Coba Aktivitas Sederhana untuk Menjelajahi Logika Pemrograman
Coba satu latihan algoritma pemula menggunakan data fiktif.
Misalnya, buat alur sederhana untuk menentukan nilai terbesar dari beberapa angka atau mengelompokkan data berdasarkan kondisi tertentu.
Jika hasilnya salah, jangan langsung mengganti seluruh solusi.
Telusuri langkah demi langkah: bagian mana yang tidak berjalan sesuai harapan? Kondisi apa yang terlewat? Apakah urutan logikanya sudah benar?
Setelah itu, perhatikan reaksi Anda sendiri.
Apakah kesalahan tersebut membuat frustrasi lalu ingin berhenti, atau justru membuat Anda penasaran untuk mencari penyebab dan mencoba perbaikan?
Latihan ini bukan tes bakat. Tujuannya adalah melihat apakah proses memahami logika dan memperbaiki kesalahan membuat Anda ingin belajar lebih jauh.
Cocokkan Rasa Ingin Tahu dengan yang Dipelajari di S1 Teknik Informatika
S1 Teknik Informatika mempelajari pemrograman, algoritma, basis data, dan pengembangan perangkat lunak.
Rasa ingin tahu dari pengalaman kerja dapat dipetakan ke beberapa bidang seperti logika pemrograman, algoritma, basis data, dan perancangan aplikasi.
Misalnya, ketertarikan pada penyebab bug dapat berkembang menuju pemrograman dan algoritma. Keinginan memahami struktur aplikasi dapat mengarah pada perancangan perangkat lunak.
Untuk melihat gambaran program secara lebih jelas, Anda dapat membaca halaman S1 Teknik Informatika UNKRIS.
Baca juga: Pelajari S1 Teknik Informatika UNKRIS
Dari Minat Belajar menuju Kemampuan Merancang Solusi Aplikasi
Minat tidak harus langsung berubah menjadi keputusan memilih jurusan.
Mulailah dari satu persoalan pemrograman yang paling dekat dengan pengalaman Anda.
Misalnya, buat program sederhana, temukan satu kesalahan, lalu catat langkah yang digunakan untuk menemukan penyebab dan memperbaikinya.
Setelah itu, coba pikirkan bagaimana solusi tersebut dapat dibuat lebih terstruktur.
Jika bagian tertentu terasa sulit, gunakan kesulitan itu untuk mengenali bekal yang masih perlu diperkuat, seperti logika, matematika dasar, algoritma, atau pemrograman awal.
Pengalaman kerja, latihan, bacaan, dan refleksi dapat membantu Anda melihat apakah Teknik Informatika benar-benar menjadi bidang yang ingin dipelajari lebih serius.
Kenali S1 Teknik Informatika di UNKRIS untuk Melanjutkan Eksplorasi
UNKRIS menyediakan S1 Teknik Informatika melalui Program Perkuliahan Karyawan (P2K) dengan metode Blended Learning.
Jadwal yang tercantum adalah Senin, Selasa, dan Kamis pukul 18.30–21.00.
Pola kelas malam dapat dipertimbangkan oleh pekerja yang beraktivitas pada siang hari. Tiga malam perkuliahan dalam satu minggu tetap membutuhkan pengaturan waktu untuk perjalanan, latihan pemrograman, tugas, dan istirahat.
Informasi kampus dapat ditelusuri melalui kanal UNKRIS, sedangkan rincian program tersedia pada halaman S1 Teknik Informatika UNKRIS.
Langkah berikutnya cukup sederhana: pilih satu latihan algoritma atau pemrograman yang paling membuat Anda penasaran, pelajari penyebab kesalahannya, lalu lihat apakah Anda masih ingin mencoba solusi lain.
Jika iya, bawa catatan minat dan pertanyaan tersebut saat berkonsultasi dengan PMB agar pembicaraan tentang program menjadi lebih sesuai dengan kebutuhan belajar Anda.
Hubungi layanan kami
Pusat Bantuan Kampus
Kampus UNKRIS • Jl. Raya Jatiwaringin, Pondok Gede, Jakarta Timur 13077
Tagged (Tags) :
© 2026 Universitas Krisnadwipayana. All rights reserved.
UNKRIS